Beranda / JP Tokoh / BPN Kota Depok Jadi Percontohan Kantor Pertanahan di Indonesia

BPN Kota Depok Jadi Percontohan Kantor Pertanahan di Indonesia

User Rating: 5 ( 1 votes)
BPN Kota Depok Jadi Percontohan Kantor Pertanahan di Indonesia
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, sebagai bagian dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menunjukkan keseriusannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Jejakprofil.com – BPN Kota Depok jadi percontohan Kantor Pertanahan di Indonesia.

Ya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, sebagai bagian dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menunjukkan keseriusannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

BPN Kota Depok berlokasi di Perkantoran Kota Depok, JL. Boulevard Sektor Anggrek, Depok, Jawa Barat 16514, Indonesia juga berhasil membangun sinergitas dengan seluruh stakeholder pemerintahan daerah dan pusat.

Sekretaris Bidang Aset Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Syaiful Amri mengatakan, BPN Kota Depok tidak hanya komplit dalam hal urusan pelayanan, tapi sisi keterbukaan publik dengan memanfaatkan 7 program yang telah dirancang Kementerian ATR BPN begitu apik.

“Kalau bicara keterbukaan publik, saya sebagai jurnalis, BPN Kota Depok paling welcome. Wajar kalau Ombudsman Republik Indonesia memberikan piagam penghargaan. Karena faktanya demikian,” jelas mantan Redaktur Pelaksana Disway.id itu, Selasa 14 Mei 2024.

Kantor Pertanahan Kota Depok, sambung pria yang sempat menduduki posisi di berbagai media yang tergabung di Jawa Pos Group tersebut mampu menempatkan posisinya sebagai pemegang otoritas di bidang pertanahan sebagai pelayan publik yang nyaris sempurna.

“Saya bisa katakan demikian tentu karena ada parameternya. Ada ukurannya. Contoh saja, di tahun 2023 target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 1900 bidang. Tapi di tangan Indra Gunawan sebagai Kepala BPN Kota Depok saat ini bisa tembus sampai 3000 bidang,” paparnya.

Sementara, untuk tahun 2024 yang awalnya ditargetkan 3000 bidang pada program PTSL, Kantor Pertanahan Kota Depok, berani menargetkan 5000 bidang. Langkah ini mengakomodasi permintaan Pemerintah Kota Depok.

“Itu baru ukuran PTSL yang menjadi barometer dan telah diamanahkan oleh Presiden RI Joko Widodo. Kita bisa bayangkan, kalau seluruh Kantor Pertanahan di Indonesia bisa berbuat seperti ini,” jelasnya.

Di tangan Indra Gunawan, sambung mantan Pemimpin Redaksi Senator, dan Wakil Pemimpin Redaksi Fajar Indonesia Network (FIN) itu, BPN Kota Depok, menjadi satuan kerja yang begitu terbuka dalam urusan informasi.

“Anda bisa tanya ke hampir seluruh wartawan yang biasa liputan di sekitar GDC Depok, bagaimana terbukanya Kantor Pertanahan Kota Depok itu. Soal informasi, dibuka seluas-luasnya,” paparnya.

Dalam sebuah sesi wawancara, Indra Gunawan mengatakan, media adalah menyambung lidah. Penyampai informasi yang berdiri independen dan mampu diakses semua kalangan.

“Dia menyebut, baik buruk kinerja lembaga pemerintah, tak lepas dari peran media sebagai penyampai informasi. Maka kalau ada lembaga pemerintah yang menutup diri, sangat disayangkan. Indra menyebut, media adalah sahabat, yang mampu memberikan kritik, saran dalam membangun etos kerja,” ucapnya.

Jika bicara inovasi layanan online, sambung pria kelahiran Kota Bandar Lampung 27 Desember 1980 itu, sudah sejak lama melakukan langkah-langkah terpadu.

Salah satu bukti keseriusan BPN Kota Depok yang bisa dilacak dalam jejak digital yakni peluncuran aplikasi Depok Online Service (DOS) pada 24 September 2021.

Aplikasi ini merupakan terobosan yang memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan pertanahan tanpa harus datang langsung ke kantor.

Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses layanan pertanahan tanpa batas, tanpa ribet, dan tanpa harus ke kantor.

Manfaat yang didapat dari aplikasi tersebut di antaranya, dapat diakses oleh perorangan/badan hukum, mudah diakses oleh siapa pun, mempercepat layanan pertanahan, dengan live chat whatsapp pemohon dapat langsung berinteraksi langsung dengan petugas.

Sementara untuk alur pelayanan pendaftaran Online telah disediakan ada empat tahap yang bisa diikuti.

Pemohon scan berkas sesuai syarat pemohon kemudian kirim ke email kot-depok@atrbpn.go.id.

Petugas loket menerima dan memeriksa email dari pemohon. Pemohon diharapkan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan membawa berkas asli sesuai dengan persyaratan pemohon.

Jika berkas tidak lengkap, maka petugas akan memberikan informasi kepada pemohon mengenai berkas yang perlu dilengkapi atau diperbaiki.

Apresiasi dari Wali Kota Depok

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengapresiasi terobosan dari BPN Kota Depok berupa Aplikasi DOS-BPN yang dulu dibangun hingga aplikasi lainnya seperti Sentuh Tanahku termasuk terobosan dan pencapaian program PTSL saat ini.

“Semoga melalui aplikasi ini yang disediakan Kementerian ATR BPN dan disosialisasikan secara intens oleh BPN Kota Depok, dapat semakin mempermudah masyarakat untuk seluruh bentuk jenis layanan BPN,” ujarnya.

Khusus PTSL, Idris berharap sekali, aset-aset Pemda Depok, termasuk BUMD dan BUMN yang berdiri di Kota Depok, bergegas mendaftarkannya.

“Sebelum saya purna tugas, ingin lihat Kota Depok masuk dalam Kota Lengkap. Artinya saya bisa meninggalkan legacy yang baik. Tentu saja, target ini tidak terlepas dari BPN Kota Depok yang sejauh ini memberikan perhatian besar terhadap pelayanan pertanahan di kota kita,” ungkap Idris saat menyambangi Kantor BPN Kota Depok.

Ya, BPN Kota Depok telah menunjukkan keseriusannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui inovasi dan terobosan seperti peluncuran aplikasi, BPN Kota Depok berupaya mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pertanahan.

Ini adalah bukti nyata dari komitmen BPN Kota Depok dalam mewujudkan visi misi ATR/BPN yaitu layanan Kantor Pertanahan yang maju dan modern berstandar dunia.

Inovasi dan Pengembangan

BPN Kota Depok memiliki beberapa rencana pengembangan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat:

1. Program Kota Lengkap:

BPN Kota Depok akan meluncurkan program “Kota Lengkap” pada tanggal 1 September 2024.

Program ini merupakan bagian dari upaya Kantor Pertanahan Kota Depok dalam mempercepat dan mempermudah proses administrasi pertanahan.

Dengan peluncuran Kota Lengkap, diharapkan proses administrasi pertanahan di Kota Depok dapat berjalan lebih efisien dan transparan.

2. Program 120 Menit Pelayanan:

BPN Kota Depok telah meluncurkan program baru yaitu layanan 120 menit yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin mengurus ROYA (Penghapusan Hak Tanggungan), Peralihan Hak, dan Peningkatan Hak.

Program ini digagas sebagai parameter BPN Kota Depok memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat yang langsung datang.

3. Program Pelataran (Program Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan):

Program ini lahir dari rahim Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai upaya mendapatkan kepastian hukum hak atas tanah.

Untuk diketahui, program ini berlangsung pada Sabtu-Minggu dan dimulai pukul 08.00-12.00 waktu setempat.

Dengan adanya rencana pengembangan ini, BPN Kota Depok berupaya untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada masyarakat.

“Maka wajar, BPN Kota Depok layak jadi contoh seluruh Kantor Pertanahan di Indonesia,” pungkas Syaiful Amri.

Share:

Lihat Juga

Kepala BPN Kota Depok Indra Gunawan sedang memberi penjelasan ke menteri AHY

Kepala BPN Kota Depok Indra Gunawan: Informasi Pertanahan Kami Buka Seluasnya Bukan Lips Service

Jejakprofil.com – Kepala BPN Kota Depok Indra Gunawan menyatakan informasi pertanahan dibuka seluasnya. Ya, Badan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *