Jakarta — The World Peace Committee (WPC) ada di 202 Negara dan Indonesia menggelar Haul ke-2 HE. Mr. Prof. Dr. Djuyoto Suntani , Rabu malam (18/01), yang secara bersamaan juga dilaksanakan di berbagai negara seperti Dubai, Pakistan, Irlandia melalui koneksi tatap muka video conference.
Madam Astrid S Suntani, Deputi The World Peace Committee (WPC) mengatakan, dirinya yang juga istri dari almarhum Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani mengucapkan rasa syukurnya pada Allah SWT bisa melaksanakan acara haul bersama dengan anak yatim piatu Yayasan Islam Al- Aqsha.
“Kita sebagai The World Peace Committee bisa saling bersinergi dan saling support dan mendukung kegiatan haul ini.” ujar Madam Astrid S Suntani.
Lebih lanjut Madam Astrid S Suntani mengucapkan rasa terimakasih pada rekan – rekan seperjuangan alm. Djuyoto Suntani yang selama ini telah bersama-sama terus menggaungkan untuk menciptakan perdamaian dunia.
Setelah dua tahun meninggalnya alm. Djuyoto Suntani, sampai saat ini belum ada sosok penggati sebagai Presiden Komite Perdamaian Dunia yang sudah beranggotakan 202 negara dunia.
Hal ini diungkapkan Madam Astrid S Suntani pada awak media. ” Kami saat ini belum bisa menemukan penggati Almarhum Mr. Djuyoto Suntani yang Amanah dan kuranglebih seperti sosok beliau yang mengabdikan dirinya total pada perdamaian dunia dengan ihklas juga tanpa pamrih untuk membesarkan Indonesia di kancah dunia. Itu adalah PR yang harus segera kami kerjakan dan selesaikan.”
Madam Astrid S Suntani juga menuturkan, bahwa membuka pintu seluas – luasnya pada siapapun yang berada di seluruh Indonesia yang terketuk hatinya ingin menuruskan langkah-langkah almarhum untuk menjadi penggati Presiden Komite Perdamaian Dunia, dapat menghubungi dirinya atau Tim WPC Indonesia. ” Karena kami sangat butuh figur sepertu beliau yang tentunya gigih, amanah dan tanpa unsur apapun. Karena beliau adalah bapak segala bangsa yang tidak membedakan suku agama, ras golongan ataupun dari mana kita tinggal atau dari negara mana kita berasal semua adalah sama sebagai warga bumi di dunia yang sama-sama tinggal dan hidup pada bumi yang sama, menghirup udara yang sama , minum dan makan yang sama. kita merupakan satu warga bumi maka kita saling merhagai dan mengasihi.”
” The World Peace Committee punya lambang ( produk simbol perdamaian) yaitu Gong Perdamaian Dunia yang sudah dipasang diberbagai negara dan Gong Perdamaian Nusantara yang sudah dipasang diberbagai wilayah Indonesia. Jadi ini adalah tilas atau bukti karya besar dan nyata Mr. Prof Dr Djuyoto Suntani.” tuturnya.
Seperti sudah diketahui di Jln Gong Perdamaian Dunia Desa plajan Jepara Jawa tengah Indonesia. Dimana Beliau Alm HE Mr Prof Dr Djuyoto Suntani Sebagai pendiri Dan President Komite Perdamaian Dunia ( The World Peace Committee 202 Countries ) Di lahirkan dan dimakamkan. ” tungkasnya.
(Red)