Jakarta, 28 Juli 2022 — PT Perdana Gapuraprima Tbk (“Perseroan”) (IDX : GPRA) adalah Perseroan yang sudah 35 tahun bergerak di bidang industri pengembang properti dan memiliki portofolio proyek pengembangan kawasan hunian dan komersil untuk segmen pasar menengah dan ke atas. Kegiatan usaha Perseroan saat ini lebih di fokuskan pada pengembangan dan investasi bisnis properti. Perseroan telah mengembangkan beberapa proyek baru, berupa landed house dan apartemen di beberapa lokasi di Jabodetabek, seperti Perumahan Bukit Cimanggu City di Bogor, Perumahan Metro Cilegon, Apartemen Bellievue Place di MT Haryono, Condotel Residential Bhuvana di Ciawi.
Perseroan akan mengembangkan proyek baru yaitu Pakuan Terrace di Bogor, dan kemudian untuk rencana proyek mendatang adalah proyek Gading One.
Pada hari ini, Kamis 28 Juli 2022 Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2021 (RUPST) yang diadakan di Bellezza Permata Hijau Jakarta Selatan. RUPST telah dihadiri oleh Pemegang Saham Perseroan dalam jumlah yang memenuhi korum kehadiran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kinerja keuangan Perseroan telah mencatatkan hasil yang positif sepanjang tahun 2021 ditengah tekanan pandemi Covid-19.
Kondisi umum Perseroan:
1. Bisnis properti merupakan salah satu bisnis yang cukup dipengaruhi oleh efek pandemi COVID-19. Pandemi ini membuat banyak perubahan dalam pola hidup dan kebiasaan masyarakat. Oleh karenanya Perseroan terus mempelajari perubahan yang terjadi sesuai dengan perkembangan industri. Persaingan yang ada menuntut Perseroan untuk fleksibel dan mampu beradaptasi atas perubahan gaya hidup Masyarakat.
2. Sejalan dengan itu, Perseroan juga meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya operasional dan berupaya memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan penjualan.
Kinerja tahun 2021
Kinerja Perseroan dapat terlihat dari realisasi/pencapaian dibandingkan dengan target yang ditetapkan pada awal tahun.
1. Secara keseluruhan, Perseroan berhasil mencapai seluruh target yang ditetapkan untuk tahun 2021. Keberhasilan ini didorong oleh strategi yang dijalankan Perseroan dan dukungan kebijakan-kebijakan pemerintah.
2. Kinerja Perseroan dapat terlihat dari realisasi dibandingkan dengan target yang ditetapkan sada awal tahun.
Key highlights dari RUPST diantaranya adalah telah disetujuinya Laporan Tahunan Tahun buku 2021 atas kinerja keuangan Perseroan serta pengesahan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dan Laporan Perhitungan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan.
Sebagaimana tercantum dalam laporan Keuangan dan Neraca Perseroan, laba bersih Perseroan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp.49,54 miliar.
Penjualan Bersih : Pada akhir tahun 2021, Perseroan berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp446,75 miliar, meningkat 37,97 % atau sebesar Rp122,95 miliar dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp323,80 miliar. Peningkatan ini terjadi karena adanya kenaikan penjualan dalam segmen residensial dan property komersial yang meningkat masing-masing sebesar 51% dan 49% dari total penjualan bersih pada tahun 2021.
Laba Kotor : Perusahaan berhasil membukukan laba kotor tahun 2021 sebesar Rp204.67 miliar, naik 7,95% atau sebesar Rp15,07 miliar dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp189,60 miliar.
Laba Bersih Tahun Berjalan : Perusahaan mengalami peningkatan Laba Bersih Tahun Berjalan pada tahun 2021 yakni naik 42,54% atau sebesar Rp14,79 miliar. Laba Bersih Tahun Berjalan Perusahaan tahun 2021 tercatat sebesar Rp49,54 miliar, sedangkan tahun 2020 tercatat sebesar Rp34,75 miliar.
Jumlah Aset : Jumlah aset perusahaan yang tercatat per 31 Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar 1,92% menjadi Rp1,76 triliun, sedangkan jumlah aset pada tahun 2020 adalah sebesar Rp1,73 triliun. Komposisi aset perusahaan di tahun 2021 terdiri dari 78,33% aset lancar dan 21,67% aset tidak lancar.
Jumlah Ekuitas : Ekuitas Perseroan naik sebesar 5% menjadi sebesar Rp1,11 triliun per 31 Desember 2021 dari Rp1,05 triliun pada tahun 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh naiknya jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 5,55%.
Jumlah Liabilitas : Pada tahun 2021 jumlah Liabilitas Perseroan adalah mengalami penurunan sebesar 2,89% atau sebesar Rp19,48 miliar, dimana jumlah Liabilitas Perseroan pada tahun 2020 adalah sebesar Rp674,11 miliar menjadi Rp654,64 miliar pada 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Liabilitas jangka panjang sebesar 28,05%. Komposisi Jumlah liabilitas pada 2021 terdiri dari Liabilitas jangka pendek sebesar 70,89% dan Liabilitas jangka panjang sebesar 29,11%.
Agenda RUPST berikutnya menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun buku 2021 untuk membagikan dividen tunai final kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp 1 (Satu Rupiah) per saham.
(Slamet)