Banyuasin, jejakprofil.com – Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin, Drs. Moren Naibaho, M.Si., bersama jajaran menghadiri rapat overview proyek konstruksi Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional di Sumatera Selatan.
Rapat tersebut membahas perkembangan pembangunan ruas Jalan Tol Palembang–Betung yang menjadi salah satu fokus utama pengembangan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
“Kantah Banyuasin tentu berharap upaya Pembangunan Tol Palembang–Betung berjalan sesuai dengan aturan sebab dengan realisasi ini dapat memperkuat konektivitas regional, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan kepastian tata ruang berkelanjutan Sumatera Selatan,” ujar Moren Naibaho.
Pemerintah menargetkan proyek ini mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mengurangi kepadatan kendaraan pada jalur nasional Palembang–Betung.
Proyek pembangunan jalan tol itu terbagi menjadi dua seksi utama. Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas memiliki panjang 21,5 kilometer, sedangkan Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai membentang sepanjang 33 kilometer.
Tim konstruksi terus mempercepat pengerjaan struktur jalan, pembangunan simpang susun, hingga pembangunan Jembatan Musi V sebagai bagian penting proyek.
Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan agar ruas tol tersebut segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kehadiran Jalan Tol Palembang–Betung diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Palembang menuju Betung secara signifikan sekaligus meningkatkan efisiensi biaya transportasi.
Selain mengurai kemacetan, proyek strategis nasional tersebut juga diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat dan mempercepat arus distribusi barang serta jasa di Sumatera Selatan.
“Kantah Banyuasin optimistis pembangunan jalan tol ini dapat menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan kawasan industri, perdagangan, investasi, dan konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera,” pungkas Moren Naibaho.



