Banyuasin, jejakprofil.com – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dipacu sebagai urat nadi baru ekonomi di Pulau Sumatera.
Menyadari krusialnya proyek ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin menggelar Rapat Koordinasi, Monitoring, dan Evaluasi guna menuntaskan berbagai Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang masih mengganjal di lapangan.
Dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin, Drs. Moren Naibaho, M.Si., rapat ini menjadi wadah krusial untuk membedah setiap detail kendala teknis maupun administratif yang menghambat proses pengadaan tanah.
*Solusi Konkrit di Atas Meja Diskusi:*
Dalam arahannya, Moren Naibaho menekankan bahwa setiap jengkal tanah yang dibebaskan bukan sekadar urusan administratif, melainkan langkah nyata bagi pertumbuhan ekonomi regional.
Moren Naibaho menginstruksikan jajarannya untuk bekerja dengan pendekatan yang lebih solutif dan efisien.
“Kita tidak hanya bicara soal target angka, tapi soal bagaimana setiap hambatan di lapangan bisa bertransformasi menjadi peluang melalui sinergi antarinstansi,” jelasnya.
“Setiap bidang tanah yang tuntas adalah kontribusi nyata bagi konektivitas bangsa,” imbuh Moren Naibaho di sela-sela kegiatan.
*Integritas dan Nilai BerAKHLAK*
Sebagai bagian dari transformasi birokrasi, Kantor Pertanahan Banyuasin mengedepankan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.
*Komitmen ini diwujudkan melalui:*
1. Transparansi: Memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi secara adil sesuai regulasi yang berlaku.
2. Akurasi Data: Melakukan verifikasi lapangan yang ketat untuk meminimalisir konflik di kemudian hari.
3. Kolaborasi: Memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat birokrasi pengadaan tanah.
*Mendorong Pertumbuhan Ekonomi*
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Banyuasin diprediksi akan menjadi katalisator bagi sektor industri dan logistik.
Dengan percepatan yang dilakukan oleh jajaran Kantor Pertanahan, diharapkan target pemerintah dalam menyambungkan Sumatera dapat tercapai tepat waktu.
“Integritas adalah harga mati. Kami berkomitmen mendukung penuh percepatan target pemerintah dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat melalui proses yang bersih dan transparan,” pungkas Moren.


