FBR G.0363 GARUDA PUTIH BERBAGI KEBERKAHAN SANTUNAN ANAK YATIM DAN HAUL KE 9 ALM BANG H HERI SETIAWAN bin HM SOFYAN. 

DEPOK, ACARA SANTUNAN ANAK YATIM dan HAUL KE 9 ALM BANG H HERI SETIAWAN bin Sofyan Bertempet dirumah BU HJ SRI KUSTIANI ( BU HJ NUNUNG ) di jalan h. Icang, pal cimanggis- depok. KAMIS (20/08/2026)

 

Acara tersebut di hadiri Ketua G. 0363 bu hj Sri kustiani SE (bu hj Nunung), Sekjen 0363 bang idham Cholid, Bendahara 0363 bang Chandra, pengurus G.0363 sama jajaran G.0363, warga sekitar (bapak bapak atau ibu ibu), anak yatim (warga setempat), bang Ibnu oka, Penceramah ustadz Ele, Ustadz usnan.

 

acara haul ini adalah bagian dari doa dari keluarga, istri, suami, anak cucu, saudara dan kerabat kepada orang yang sudah meninggal. Sebab, doa dari mereka kepada orang yang sudah meninggal merupakan salah satu amal ibadah yang tidak akan terputus.

 

“Haul juga pernah dilakukan Rosullah saat memperingati gugur nya para syuhada perang uhud dengan mendatangi makam para syuhada. Dalam acara ini kita saling mendoakan wafatnya seseorang juga sebagai salah satu dasar haul dan ini merupakan momentum yang sangat baik bagi umat muslim untuk terus menambah bekal ilmu, memperkuat keimanan, ketaqwaan, serta meningkatkan derajat kecintaan kita kepada baginda Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW”. Papar nya.

 

Umat Islam dalam tradisi haul dan santunan anak yatim sangat penting karena didalamnya terdapat banyak hikmah dan manfaat yang luar biasa. Di antaranya untuk sekedar bersilaturrahim satu sama lain, membaca surat yasin, dzikir, tahlil, khataman Alquran, istighotsah kubro, doa pembuka dan doa penutup, shalawatan, dan pembacaan manaqib ulama. Semua kegiatan yang dilakukan diharapkan diberkahi dan menjadi wasilah untuk kita lebih mendekatkan diri kepada Allah. Sembari memantapkan diri untuk meniru segala teladan dari para pendahulu kita.

 

Semoga kita termasuk umat Nya yang selalu menjalankan ajaran Nya, sehingga kita semua mendapatkan hidayah syafaat di dunia maupun di akhirat nanti dan memperbaiki keteladanan akhlak manusia dari jaman jahiliyah menuju zaman terang benderang, zaman kemuliaan, dan zaman yang selalu penuh dengan segala nikmat ridho Allah SWT. Tutup nya.

 

 

 

( DEDY HARYADI )

Jangan Lewatkan