TASIKMALAYA, – Praktik Kerja Profesi (PKP) Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Tahun Anggaran (TA) 2026 menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Penegakan Hukum di Polres Tasikmalaya Kota Bersama Stakeholder Guna Mencegah Terjadinya Kejahatan Jalanan dan Geng Motor dalam Rangka Harkamtibmas di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi bidang operasional dan pembinaan terhadap pelaksanaan tugas Polri, sekaligus forum diskusi bersama berbagai unsur pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
FGD dihadiri sejumlah stakeholder, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, Kejaksaan, Satpol PP, Kesbangpol, hingga unsur pemerintahan daerah.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra mengatakan, persoalan geng motor dan kejahatan jalanan merupakan bagian dari penyakit sosial yang perlu ditangani bersama dari berbagai aspek.
“Alhamdulillah, kami di pemerintah daerah juga menyadari adanya penyakit sosial di masyarakat. Sementara kami di pemerintahan daerah hanya bisa melakukan hal-hal yang sifatnya menyentuh akar masalah secara perlahan. Kuncinya adalah bagaimana mendekatkan dan memperkuat keimanan serta ketakwaan,” ujar Diky.
Menurutnya, penguatan nilai moral, pendidikan karakter, dan pendekatan keagamaan menjadi langkah penting dalam mencegah munculnya perilaku menyimpang di kalangan generasi muda.
“Kami sangat mendukung dengan upaya aparat penegak hukum (APH) dalam melakukan pencegahan dan penindakan penyakit masyarakat di Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Pengawas PKP Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 TA 2026, Dhani Gumelar menjelaskan, kegiatan PKP merupakan implementasi nyata dari ilmu dan strategi kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan di Sespimma Polri.
“Kegiatan PKP Sespimma Polri ini merupakan implementasi nyata dari ilmu dan strategi kepemimpinan yang telah didapatkan selama pendidikan. Melalui FGD ini, kami berharap dapat belanja masalah dari seluruh stakeholder, terutama berkaitan dengan geng motor dan kejahatan jalanan yang pada akhirnya bertujuan menjaga harkamtibmas,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak lainnya sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Tasikmalaya.
FGD tersebut juga menjadi wadah bertukar gagasan dan mencari solusi bersama dalam upaya menekan angka kejahatan jalanan serta aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat.
Sebelumnya, para Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 TA 2026 ini melaksanakan kegiatan serupa di Mapolres Tasikmalaya Kota, bakti sosial berupa donor darah, santunan terhadap SLB Negeri Kota Tasikmalaya.
(Red)




