Menurut Mangaranap Sinaga kota Depok Harus benar-benar Menjadi Kota Toleransi

Nasional69 Dilihat

PEWARNA (Persatuan Wartawan Nasrani) Kota Depok dikunjungi Mangaranap M Sinaga SE. MH Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Setempat Kota Depok (Jawa Barat). Nampak hanyut dalam perbincangan yang santai dan serius.

Menurut Mangaranap Sinaga kota Depok harus benar-benar menjadi kota toleransi yang mana harus dimulai dulu dari keteladanan pemimpinnya

Contohnya kebebasan beribadah yang mana masih menjadi persoalan yang patut diselesaikan, termasuk sulitnya pendirian rumah ibadah di sejumlah wilayah di Kota Depok, ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya Depok demi terwujudnya toleransi yang sesungguhnya ungkapnya kepada pers yang hadir di sekretariatan PEWARNA (Persatuan Wartawan Nasrani) Kota Depok di Jalan Gardenia Grand Depok City, 23/3/2026

Mangaranap Sinaga masih merasa kecewa bila mengundang Walikota Depok pada event-event keagamaan yang sifatnya setahun sekali tidak hadir, tapi yang disuruh mewakili atau menghadiri seorang staf untuk menyampaikan sambutan, misalnya. “Pemimpin itu contoh. Toleransi itu dimulai dari pemimpin.

Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sering menyatakan toleransi. Saya katakan, itu tidak benar, karena sejumlah wilayah masih sulit mendirikan tempat ibadah meski ada umat-Nya. Sekitar 7.000 umat Kristen di Sawangan belum atau tidak ada tempat ibadah, ini apakah merupakan bentuk toleransi,” tegasnya

Maka sebaiknya melalui para insan pers perlu disampaikan kebenaran yang sebenarnya di kota Depok ini, harapan kami menjadi kota yang bangkit dan (penuh) toleransi, saling bergandengan tangan untuk satu tujuan menuju Depok yang maju, dan yang lebih menarik dalam diskusi itu dibahaslah bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat ?

Contoh:

1. Pemaksimalan fungsi terminal Depok, jangan jadi lahan parkir penumpang KRL

2. Bis Trans Jakarta dari UI di tarik ke Terminal Depok, sehingga Rakyat Depok tidak tambah biaya dalam menikmati perjalanan, ini perlu berkoordinasi dengan pemimpin DKI.

3. Penataan Pasar Kemiri Muka yang mana pasar ini nampak kumuh, bau tidak sedap dimana mana, hujan sedikit sudah becek benar-benar mengganggu pemandangan yang letaknya benar benar dijantung kota Depok.

4. Partisipasi Masyarakat utk pembayaran pajak dan lainnya tuturnya.

(Jennifer)