Kanwil BPN DKI Jakarta Dukung Pembangunan Fasilitas Stasiun MRT Harmoni Fase 2A melalui Peran Aktif sebagai Pelaksana Pengadaan Tanah

Nasional11 Dilihat

Jakarta, jejakprofil.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi DKI Jakarta turut hadir dan berperan aktif dalam kegiatan Seremoni Pembangunan Entrance, Cooling Tower, dan Ventilation Tower Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Harmoni pada Proyek MRT Jakarta Fase 2A pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi massal yang terintegrasi dan berkelanjutan di Provinsi DKI Jakarta.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta bertindak selaku Pelaksana Pengadaan Tanah, sebagaimana permohonan dari Instansi yang memerlukan tanah, yaitu Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Khusus pada lokasi Stasiun Harmoni yang berada di area Duta Merlin (Jakarta Pusat), peran Kantor Pertanahan berfokus pada pelaksanaan tahapan pengadaan tanah dengan penyelesaian aspek yuridis dan administrasi pertanahan guna menjamin legalitas lahan sebelum dipergunakan oleh Dinas Perhubungan dan pembangunan konstruksi fisik oleh MRT.

Peran tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mengedepankan prinsip kepastian hukum, transparansi, serta keadilan bagi seluruh pihak yang terdampak. Kanwil BPN DKI Jakarta secara intensif melakukan koordinasi dan sinergi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta PT MRT Jakarta sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang mengelola dan melaksanakan proyek. Koordinasi ini meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan pengadaan tanah, hingga dukungan administrasi pertanahan, guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, tepat waktu, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN DKI Jakarta, Lia Fitriasari Rahayu menjelaskan bahwa indikator keberhasilan sinergi ini terlihat dari capaian realisasi fisik pengadaan tanah. Ia menjelaskan bahwa data per Januari 2026, untuk Fase 2A, Kantor Pertanahan Jakarta Pusat telah menyelesaikan 27 bidang (100%) dan Kantor Pertanahan Jakarta Barat menyelesaikan 25 bidang (100%).

“Kami memastikan bahwa seluruh tahapan, mulai dari inventarisasi, identifikasi, penilaian (appraisal), musyawarah, hingga pemberian ganti kerugian, telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan telah dilaksanakannya Penyerahan Hasil Pengadaan Tanah, maka Instansi yang Memerlukan Tanah dapat segera memulai pelaksanaan pembangunan fisik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melihat pengadaan tanah ini dalam perspektif Asas Kemanfaatan Umum. Dukungan masyarakat sangat vital bagi percepatan Proyek Strategis Nasional. Kanwil BPN DKI Jakarta juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama proses pengadaan tanah dan pembangunan berlangsung. BPN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi secara aktif, menjaga kekondusifan, serta mendukung program pembangunan nasional dan daerah demi terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang modern, nyaman, dan berdaya saing.

Diharapkan kedepannya pembangunan fasilitas Stasiun MRT Harmoni dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, pengembangan tata ruang kota yang lebih terintegrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi.