Beranda / JP News / Menulis itu Tentang Bagaimana Karya Kita Bukan Bagaimana Komentar Mereka

Menulis itu Tentang Bagaimana Karya Kita Bukan Bagaimana Komentar Mereka

Share:

Foto : Beatrix Audrianne

Yang terlintas difikiran kalian saat memulai nulis adalah ingin dikenal banyak orang dan karya kita bisa di nikmati

Untuk saya sendiri ini adalah pemikiran yang salah. Ketika hal yang *wah* di fikirkan terlebih dahulu, justru itu hanya membuat kalian semakin tertekan tidak percaya diri

Yang perlu ditanamkan ketika memulai berkarya adalah apa tujuan kalian berkarya? Bagaimana resiko yang di dapat dari karya tersebut? Apa karya itu pantas untuk di publikasikan?

Berfikiran panjang sebelum memutuskan sebuah pilihan memang di perlukan dalam berliterasi

Jangan sampai ada benturan sedikit kalian lemah, ga lanjut berkarya, hibernasi atau sejenisnya

Memilih sebuah status sebagai penulis yang memiliki karya artinya kalian siap menuntaskan dan mau menerima kritikan

“Apansih karyanya ga jelas banget, banyak typo! Alurnya gampang ke tebak! Pemainnya ga seru.”

Ujaran yang seakan orang itu tidak pernah salah dalam menulis dan bisa membuat mental kalian down seketika

Kenapa? Karena tidak mendapat tanggapain baik dari pembaca karya kalian

“Pernah baca cerita yang kaya gini deh.”

Dan banyak lagi komentar readers di karya kita

Sampai timbul satu pemikiran buat apa ada readers , kalau hanya mengomentari keburukan suatu karya? Bukannya mendukung atau memberi kritik yang bersaran

Jangan mudah down, baru di tampar sedikit udah sakit, udah nangis, udah ga mau nulis lagi.

Kalau ga bisa di latih untuk melahirkan karya yang luar biasa lebih baik tinggalkan impianmu untuk berkarya dari sekarang

Jangan buang waktumu, jangan bunuh diri sendiri, dan jangan menelan ludah sendiri karena diri sendiri yang tidak bisa mengerti untuk belajar lebih baik lagi

Mengerti dan belajar untuk apa?

1. Untuk bisa berkarya dengan hati

2. Untuk melatih diri bermental baja

3. Untuk membiasakan diri menerima masukan dan hinaan menjadi suatu pelajaran juga pengalaman hidup

Tujuannya apa? Menunggu?

Oke, kalau gitu tunggu saja sampai mereka yang maju selangkah di depan kalian dan mengubur kalian lebih dalam lagi, tidak bisa melahirkan karya-karya yang luar biasa.

Baetrix Audrianne

Lihat Juga

BPN Kota Palangka_

Target PTSL Tahun 2025 di Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Sebanyak 200 Bidang Dalam Proses Penyelesaian Akhir

Palangka Raya, Jejakprofil.com – Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya berhasil mencapai target Program Pendaftaran Tanah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *